Menu Close

5 Mitos dan fakta tentang Cokelat

Mitos dan fakta tentang cokelat

5 Mitos dan fakta tentang Cokelat

Cokelat adalah makanan favorit banyak orang. Cokelat dipercaya dapat menaikkan mood seseorang. Saat ini, cokelat sering digunakan untuk makanan pencuci mulut. Ada banyak mitos umum tentang coklat yang belum diketahui faktanya. Berikut beberapa mitos umum dan fakta yang sebenarnya tentang cokelat :

1. Cokelat menyebabkan kerusakan gigi

Fakta : Cokelat yang banyak mengandung biji kakao mengandung anti bakteri, berguna untuk melindungi gigi seseorang dari keropos

2. Cokelat menyebabkan resiko terkena diabetes mellitus

Fakta : Biji kakao memiliki indeks glikemik rendah dan zat fitokimianya berperan sebagai anti diabetes. Untuk penderita diabetes, cokelat hitam aman dikonsumsi

3. Cokelat menyebabkan anak hiperaktif

Fakta : Perilaku hiperaktif pada anak disebabkan oleh zat yang menyerupai morfin, biasanya berasal dari makanan yang kaya akan gluten. Ada anak-anak yang tidak memiliki enzim yang cukup untuk mencerna gluten, sehingga gluten ini menjadi zat morfin. Sedangkan, dalam biji kakao tidak ditemukan sedikitpun gluten didalamnya

4. Cokelat menyebabkan kenaikan berat badan

Fakta : Sebatang cokelat rata-rata mengandung 220 kalori, jumlah itu cukup rendah untuk menjadi bagian dari diet berat badan jika makanan berkalori tinggi lainnya dikurangi

5. Cokelat menyebabkan jerawat

Fakta : Studi yang telah dilakukan dalam 20 tahun terakhir telah mengeliminasi cokelat sebagai penyebab jerawat. Jerawat diyakini disebabkan oleh kombinasi dari jumlah bakteri yang tinggi dan minyak yang ada pada kulit

Demikian mitos dan fakta tentang cokelat. Jadi kamu tidak usah takut lagi mengkonsumsinya selama tidak berlebihan. Untuk kamu yang butuh minuman cokelat untuk konsumsi sendiri atau untuk dijadikan peluang usaha, kamu dapat membelinya melalui www.suppliebrubukminuman.com.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *